Skip to content

Menu

  • BERANDA
  • BERITA
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Sosok
    • Opini
    • Pendidikan
    • Event
    • Olahraga
    • Seni Budaya
    • Sosial
    • Peristiwa
  • YOUTUBE
  • TIKTOK
  • INSTAGRAM
  • Login

Archives

  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • November 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024

Calendar

July 2025
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
« Jun   Aug »

Categories

  • Budaya
  • Event
  • Hukum
  • INFO
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Seni
  • Sosial
  • Sosok

Copyright SARABA CHANNEL 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

SARABA CHANNEL
  • BERANDA
  • BERITA
    • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Sosok
    • Opini
    • Pendidikan
    • Event
    • Olahraga
    • Seni Budaya
    • Sosial
    • Peristiwa
  • YOUTUBE
  • TIKTOK
  • INSTAGRAM
  • Login
You are here :
  • Home
  • Budaya ,
  • Opini ,
  • Seni
  • “Dari Palaka Toda, Budaya Palu Disuarakan Lagi”
July 15, 2025

“Dari Palaka Toda, Budaya Palu Disuarakan Lagi”

Budaya . Opini . Seni Article

Sarabachannel.com – Dari keresahan jadi aksi. Itulah yang coba diwujudkan para pemuda lewat kegiatan bertajuk Silaturahmi, sebuah ruang diskusi dan pertunjukan seni yang digelar santai tapi bermakna. Kegiatan ini lahir dari kegelisahan akan makin memudarnya karakter, citra, dan figur budaya di tengah kehidupan modern saat ini.
Diprakarsai oleh Sanggar Seni Palaka Toda yang diketuai Fathan Aziiz Mursalin, Silaturahmi hadir lewat kolaborasi asik bareng Coffee Shop Tabako Space. Bertempat di ruang nongkrong yang cozy, acara ini jadi tempat kumpul berbagai seniman dari Palu, Sigi, dan Parigi yang tampil membawakan karya-karya seni penuh makna.

“Budaya itu bukan barang lama yang dilupakan, tapi napas yang harus terus kita jaga,” ujar Fathan singkat tapi penuh arti.
Uniknya, Silaturahmi enggak cuma soal pentas. Audiens juga dikasih ruang untuk menulis opini, harapan, atau sekadar curhat soal kondisi budaya saat ini. Tulisan-tulisan ini jadi inti dari acara, menunjukkan bahwa semua orang punya suara dan sudut pandang tentang budaya.
Acara ini juga makin seru dengan kehadiran berbagai komunitas dan tokoh-tokoh budaya, seperti S.S. Povinaya, S.S. Pokeso, Kailinesia Parigi, Komunitas Pemuda Berbudaya, serta tokoh-tokoh seperti Smiet Lalove, Taufan, Ivan Tobaraka, Moh. Fahrezy Putu, Uun, dan jajaran tokoh Toda lainnya. Diskusi yang lahir dari pertemuan ini bikin suasana makin hidup dan penuh semangat.
Yang bikin lega, Silaturahmi tidak akan berhenti di sini.

Kegiatan ini rencananya bakal jadi agenda rutin ke depannya. Dengan mengusung seni dan budaya sebagai bentuk pertahanan kehidupan, para pemuda berharap bisa terus mendorong dialog, kolaborasi, dan kesadaran kolektif bahwa budaya bukan milik masa lalu, tapi kunci masa depan.
Dan ya, semuanya dimulai dari obrolan hangat dan secangkir kopi.

Share this:

  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
July 2025
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
« Jun   Aug »

MEDIA SARABA GROUP | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress