
Debut Veyo Lewat Single Perdana “Yang Paling Tau”, Optimis Tembus hingga Pasar Internasional
PALU – Penyanyi Veyo, resmi memperkenalkan single perdana berjudul “Yang Paling Tau” dalam sebuah acara peluncuran yang digelar di 168 House, Jalan Setia Budi, Kota Palu, Jumat (12/12/2025).
Berada di bawah naungan Vight Music Indonesia, Veyo yang bernama lengkap Veronika Intje Makkah menyatakan optimismenya untuk mengembangkan karier bermusik hingga menembus pasar internasional.
Sejumlah keluarga, sahabat, influencer, hingga penggemar setia yang tergabung dalam komunitas Veyolovers turut hadir memberikan dukungan langsung terhadap karya terbaru sang penyanyi.

Veyo menyampaikan bahwa dirinya berharap kehadirannya dapat menginspirasi musisi dan penyanyi di Kota Palu. Ia juga menilai hadirnya Vight Music sebagai label musik profesional yang menjanjikan dapat menjadi tolok ukur bagi musisi lokal.
“Terus berkarya dan tidak cepat merasa puas, dan Ia berharap karya yang dihadirkan dapat diterima di belantika musik Indonesia,”katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, memberikan apresiasi atas kegiatan peluncuran single perdana dari Veyo sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan industri musik daerah. Kegiatan ini dinilai sejalan dengan komitmen Pemkot Palu dalam memberikan ruang dan dukungan bagi musisi lokal untuk terus berkembang. Melihat antusiasme para musisi, ia optimistis musisi asal Palu mampu tampil dan berkiprah tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.
Dukungan juga datang dari kalangan industri radio. Farid, Ketua Koordinator Wilayah Indonesia Timur yang mencakup Sulawesi, Maluku, dan Papua sekaligus Music Director Radio Skip FM, menyampaikan bahwa lagu “Yang Paling Tau” telah dari 15 wilayah radio yang berada dalam naungan mereka, lagu Veyo sudah diputar di lebih dari 150 stasiun radio di Indonesia,” ungkap Farid.
Ia berharap kehadiran single perdana ini menjadi langkah awal yang baik bagi perjalanan Veyo di industri musik. “Semoga Veyo bisa menjadi salah satu musisi terbaik yang lahir dari Kota Palu, dan melalui single ini pula kami berharap album perdananya bisa segera dirilis nanti,” tutupnya.

Manajer Veyo, Tirta, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada Veyo sejak awal perjalanan kariernya. Ia mengungkapkan harapan besar agar Veyo dapat melangkah hingga ke panggung internasional.
“Terima kasih atas dukungan untuk Veyo. Keinginan terbesar saya adalah melihat Veyo bisa go internasional. Salah satu hal yang paling saya nantikan adalah pembuatan video klip. Kemungkinan besar seluruh video klip Veyo akan kami garap di Eropa,” ujar Tirta.
Sementara itu, Veki, selaku pencipta lagu “Yang Paling Tau”, mengungkapkan bahwa lagu tersebut terinspirasi dari gambaran kehidupan sehari-hari yang kerap ditemui di sekitar. Proses penulisan lirik lagu ini diselesaikan dalam waktu sekitar empat jam, sedangkan penggarapan aransemen musik membutuhkan waktu kurang lebih dua hari.
Direktur label Vight Music Indonesia, Adi Tangkilisan, menyampaikan harapannya agar Veyo terus berkembang dalam karier musiknya dan dapat dikenal lebih luas, termasuk di luar Sulawesi Tengah. Ia juga menekankan peran Tirta sebagai manajer dalam perjalanan tersebut.
Adi mengungkapkan bahwa apa yang dulu hanya dianggap sebatas mimpi, kini perlahan mulai terwujud. Dukungan dari berbagai pihak menjadi pendorong utama, meski tanggung jawab yang kian besar turut menghadirkan tantangan tersendiri.
Adi mengibaratkan proses yang dijalani sebagai bertani di lahan kering, prosesnya masih menanam, menanam dan terus merawat.
“Momentum hari ini diharapkan menjadi langkah kedua bagi Vight Music dalam secara manajemen dengan obsesi dan ambisi yang semakin berkobar teman-teman sekalian menjadi bagian dalam perjalanan dan kerja jangka panjang ini ,” tutup Adi.