
PW IKIB Sulteng Gelar Jalan Santai, Literasi Keuangan, dan Gebyar UMKM
Palu — Pengurus Wilayah Induk Keluarga Indonesia Buol (PW IKIB) Sulawesi Tengah menggelar kegiatan jalan santai yang dirangkaikan dengan literasi keuangan serta gebyar UMKM, Minggu pagi (19/04/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mempererat kebersamaan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti peserta dari berbagai kalangan, serta secara resmi dilepas oleh Wakil Ketua Umum PB IKIB, Sudirman Kaujang.

Ketua panitia, Asni Karim, dalam laporannya menyampaikan bahwa persiapan kegiatan tersebut memakan waktu kurang lebih dua bulan. Ia mengakui sempat muncul rasa pesimis dalam prosesnya.
“Kurang lebih dua bulan kami mempersiapkan acara ini, sampai kami sempat merasa pesimis bisa melaksanakannya. Namun di tengah gejolak tersebut, dukungan dan doa dari orang tua kami di IKIB serta kolaborasi seluruh panitia, akhirnya kegiatan ini dapat terlaksana hari ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat sejumlah kekurangan.
“Namun dalam perhelatan ini kami menyadari bahwa tidak luput dari kekurangan, seperti yang sudah terjadi sejak pagi tadi. Untuk itu kami mohon maaf sebesar-besarnya,” tambah Asni Karim.

Sementara itu, Ketua PW IKIB Sulawesi Tengah, Wahid R. Tarim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama serta dukungan dari berbagai pihak, di antaranya OJK, Bank Indonesia, BRI, Pegadaian, Bank Sulteng, Bank Perekonomian, Millenium Waterpark, serta PT Baliase, MMS, HKM, dan ILM.
Ia juga menyampaikan pesan dari H. Muhidin Moh Said yang berhalangan hadir.
“Terdapat titipan pesan dari H. Muhidin Moh Said yang menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir bersama-sama pada kegiatan ini. Insya Allah, pada momen berikutnya beliau akan memberikan dukungan,” ujarnya.
Wahid R. Tarim juga menegaskan bahwa PW IKIB Sulawesi Tengah mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni “9 Berani”, serta mendukung program Pemerintah Kota Palu “Mantap” yang berkelanjutan, akseleratif, inovatif, dan kolaboratif.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat, serta membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan, termasuk pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak di era digital. Di sisi lain, gebyar UMKM menghadirkan berbagai produk lokal unggulan yang dipamerkan dan dijual langsung oleh para pelaku usaha.
PW IKIB Sulawesi Tengah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya dalam membangun gaya hidup sehat, tetapi juga dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.