
Sirnas B Tahun 2026 Bergulir di 5 Kota, Palu Jadi Salah Satunya
Palu – Untuk pertama kalinya, Kota Palu dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat nasional. yakni Sirkuit Nasional (Sirnas) B, yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai besok pagi , (27 April 2026 hingga 2 Mei 2026), bertempat di GOR Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo, sebagaimana disampaikan dalam konferensi pers yang digelar oleh Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Sulawesi Tengah di RV Villa Syariah, Minggu siang (26/04/2026).
Ajang Sirnas B merupakan bagian dari kalender resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia yang mempertemukan atlet-atlet muda potensial dari berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini menjadi wadah penting dalam pembinaan atlet, khususnya dalam menjaring bibit unggul menuju level nasional hingga internasional.

Ketua panitia pelaksana Sirnas B, H. Antoni, menyampaikan bahwa hingga hari ini seluruh kesiapan pelaksanaan telah mencapai 99 persen. Ia menjelaskan, bersama tim dari Pengurus pusat, pihaknya akan melakukan pengecekan terakhir, termasuk tes lapangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Turnamen PP PBSI, Wahyana, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sirnas B tahun 2026 digelar di lima kota di Indonesia, yakni Palu, Samarinda, Medan, Bengkulu, dan Denpasar.
Wahyana, juga menambahkan Turnamen Sirnas B Palu akan memperlombakan tiga kelompok, yakni U-11, U-13, dan U-15, dengan total 11 nomor yang dipertandingkan. Panitia pun telah menyiapkan hadiah keseluruhan sebesar Rp167 juta yang akan dialokasikan untuk setiap kelompok tersebut.
Pada penyelenggaraan tahun ini, PP PBSI menggandeng Mega Production untuk menjadi eo nya. wahyana berharap ajang yang digelar di Kota Palu tersebut bisa terlaksana dengan baik dan lancar.
“Jumlah peserta yang tercatat mencapai sekitar 364 atlet yang berasal dari 96 klub bulutangkis di seluruh Indonesia. Para peserta tersebut datang dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatra, Kalimantan, DKI Jakarta, Pulau Jawa, Bali, hingga daerah lainnya,” ujar Wahyana.
Ketua Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Sulawesi Tengah menjelaskan bahwa terpilihnya daerah ini sebagai tuan rumah melalui proses yang cukup panjang. Sejak terpilih pada tahun 2021, pihaknya langsung bergerak mengajukan proposal ke pusat.
“Prosesnya tidak segampang itu. Ada banyak tahapan penilaian, mulai dari sarana dan prasarana, akses transportasi, hingga kesiapan akomodasi dan lain-lain” jelasnya.
Ia menambahkan, daerah di luar Pulau Jawa masih sangat sedikit yang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional. Oleh karena itu, dukungan pemerintah menjadi hal yang sangat penting dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Laga pembuka Sirnas B Palu dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WITA, dengan memanfaatkan empat lapangan yang telah dipersiapkan oleh panitia.