
Warga Touna Bawa Jenazah dengan Motor, Alarm Serius Layanan Kesehatan Daerah
Peristiwa warga yang terpaksa membawa jenazah menggunakan sepeda motor di Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) memantik keprihatinan publik. Kejadian ini menjadi cermin masih terbatasnya akses layanan kesehatan dan transportasi darurat di sejumlah wilayah pelosok.
Membawa jenazah dengan sepeda motor jelas bukan pilihan ideal. Namun keterbatasan ambulans, jarak tempuh yang jauh, serta kondisi geografis membuat warga tidak memiliki alternatif lain dalam situasi mendesak.
Peristiwa ini seharusnya menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah. Keberadaan ambulans di puskesmas perlu diiringi kesiapan operasional, termasuk ketersediaan sopir, bahan bakar, dan sistem layanan yang bisa diakses cepat oleh masyarakat.
Selain itu, sosialisasi prosedur layanan darurat kesehatan masih perlu diperkuat hingga ke tingkat desa. Warga harus mengetahui jalur komunikasi dan mekanisme bantuan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Kasus ini bukan sekadar insiden, melainkan momentum evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan publik. Warga Touna berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan bermartabat, bahkan dalam situasi paling darurat sekalipun.