
Ustaz Jojo Ali Yusuf Akan Ceritakan Perjalanan Hijrahnya dari Narkoba ke Dakwah di Palu
Palu – Ustaz Jojo Ali Yusuf, yang akrab dengan julukan “Ustadz Grind Boys”, siap berbagi kisah inspiratif hijrahnya dari dunia narkoba dan kehidupan malam menuju jalan dakwah. Acara ini akan digelar pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 20.00 WITA di Rear Coffee, Jalan Ahmad Yani, Kota Palu, dan terbuka untuk umum secara gratis.
Ustaz Jojo menjadi bukti nyata bahwa perubahan hidup bisa datang kapan saja, bahkan di saat yang paling gelap. Mantan bandar narkoba ini kini dikenal sebagai pendakwah yang diterima dan didengar oleh generasi muda karena pendekatannya yang santai, relevan, dan tidak menghakimi.
Dalam perbincangannya di Salah satu kanal YouTube, ia mengisahkan perjalanan hidupnya yang dramatis. Sebelum hijrah, Ustaz Jojo merupakan seorang non-muslim yang skeptis terhadap agama dan percaya bahwa kesuksesan hanya bisa dicapai dengan kekuatan diri sendiri. Namun, keyakinan itu runtuh saat ia divonis lima tahun penjara dalam kasus narkotika.
Perubahan hidupnya bermula dari tempat yang tidak terduga. Di balik jeruji besi, ia menyaksikan narapidana lain menunaikan salat, mulai dari pelaku pencurian hingga bandar narkoba. Pengalaman itu membuatnya merasakan ketenangan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
“Saya lihat kok damai banget. Waktu salat, hati saya tenang. Beda sama dulu, senang-senang di klub malam, tapi setelah pulang rasanya kosong,” kenangnya.
Sejak saat itu, Ustaz Jojo mulai menjalani proses mualaf di penjara dan menemukan cahaya baru dalam hidupnya. Dari pengalaman inilah ia bertekad menyampaikan pesan bahwa kedekatan dengan Allah membawa kebahagiaan sejati.

Dakwah Santai untuk Generasi Muda
Dalam berdakwah, Ustaz Jojo mengedepankan pendekatan yang santai namun efektif. Ia memahami bahwa banyak anak muda menjauh dari agama karena merasa takut dihakimi. Oleh karena itu, ia berinteraksi dengan mereka di lingkungan yang mungkin dianggap tabu, tetap menyampaikan nilai-nilai kebaikan tanpa menggurui.
Konsep ini dikenal sebagai “Muslim First”, yaitu menjadi Muslim yang lebih baik dengan cara menyenangkan dan mudah diterima. Bahkan, Ustaz Jojo mencontohkan bahwa ibadah umrah tetap bisa dijalani sambil menikmati hobi, selama inti ibadah tetap dijaga.
Doa dan Lingkaran Pertemanan Kunci Istiqamah
Selain kisah hijrah, Ustaz Jojo juga menekankan pentingnya doa dan pertemanan. Menurutnya, doa adalah satu-satunya hal yang dapat mengubah takdir. Ia mencontohkan kisah Nabi Musa, di mana Allah mengabulkan doa hamba yang terus berprasangka baik kepada-Nya.
Selain itu, memilih sahabat yang kuat agamanya menjadi kunci untuk istiqamah. Mengutip hadis, “Seseorang itu akan dekat dengan agama temannya,” Ustaz Jojo menyarankan agar tetap bergaul dengan banyak orang, tetapi menjadikan sahabat yang baik sebagai pengingat spiritual.

Kesempatan Bertemu Langsung di Palu
Acara ini menjadi kesempatan langka bagi masyarakat Palu untuk mendengar langsung kisah hidup Ustaz Jojo Ali Yusuf. Dari masa lalu yang kelam hingga menemukan ketenangan melalui dakwah, cerita hijrah Ustaz Jojo diyakini mampu memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda.