
Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel Resmi Terbentuk, Lima Provinsi Satukan Suara di Palu
PALU – Forum DPRD provinsi penghasil nikel resmi terbentuk. pembentukan Forum tersebut dilangsungkan di Kantor sidang utama DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Minggu (7/12/2025). Kegiatan ini mempertemukan lima DPRD Provinsi dari daerah penghasil nikel di Indonesia terdiri dari Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya untuk menyamakan langkah dan memperkuat kolaborasi antardaerah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, Gubernur Sulawesi Tengah, Pangdam XXIII/Palaka Wira, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah serta para anggota DPRD dari lima provinsi yang tergabung dalam forum.
Pertemuan di Palu ini menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih solid antara provinsi-provinsi penghasil nikel, dengan harapan dapat memperkuat posisi tawar daerah.Selain itu, forum ini juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan yang dihadapi daerah dalam pengelolaan sumber daya nikel, serta upaya mendorong regulasi yang lebih adil.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Arus Abd. Karim, menegaskan bahwa pembentukan Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel merupakan langkah strategis untuk menyatukan suara daerah agar kepentingan wilayah penghasil nikel benar-benar diperhatikan dalam kebijakan nasional. Ia menyebut ada lima isu utama yang perlu diperjuangkan: keadilan dana bagi hasil pertambangan, penguatan tata kelola hukum daerah untuk meminimalkan dampak lingkungan dan melindungi hak masyarakat adat, dukungan terhadap kebijakan nasional terkait pengawasan investasi dan hilirisasi, pemberdayaan pelaku usaha serta UMKM lokal di kawasan industri, dan pentingnya pembentukan dana abadi untuk keberlanjutan lingkungan pasca tambang. Arus menegaskan forum ini harus menjadi kekuatan kolektif untuk mewujudkan daerah penghasil nikel yang bermartabat, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan rasa bahagia dan apresiasinya atas terbentuknya forum tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Sulawesi Tengah beserta seluruh ketua DPRD provinsi penghasil nikel yang hadir atas inisiasi dan komitmennya mendorong agenda bersama.
Gubernur berharap dalam satu hingga dua hari ke depan, forum ini mampu melahirkan kajian yang aktual dan strategis sebagai dasar meyakinkan Pemerintah Pusat, sehingga perjuangan daerah penghasil nikel dapat memperoleh hasil yang diharapkan.
“Tentu kita sangat berbangga dan berbahagia karena Bapak Wakil Menteri ESDM dapat hadir dalam forum ini,” ujarnya.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menilai forum ini sebagai langkah strategis untuk mengonsolidasikan suara daerah-daerah penghasil nikel di Indonesia, terutama dari lima provinsi yang tergabung.
Ia menyampaikan harapan bahwa keberadaan forum tersebut dapat mendorong percepatan penyelesaian berbagai kendala yang selama ini dihadapi daerah, khususnya terkait mekanisme pembagian Dana Bagi Hasil (DBH).
Yuliot menambahkan bahwa forum ini akan menjadi sarana yang lebih efektif bagi daerah dalam menyampaikan tuntutan dan masukan kepada pemerintah pusat. “Dengan adanya forum ini, akan lebih mudah menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat,” ujarnya.