
14 Tahun Kaos Pataba Palu, Dirayakan Lewat Nongkrong Bareng di Lorong Pataba
PALU – Kaos Pataba Palu merayakan perjalanan 14 tahun eksistensinya dengan menggelar kegiatan nongkrong bareng bersama. Kegiatan tersebut berlangsung pada 12 Desember 2025 di Jalan Banteng, Lorong Pataba, Kota Palu, lokasi yang menjadi bagian penting dari sejarah lahir dan berkembangnya brand lokal tersebut.
Perayaan berlangsung sederhana namun penuh keakraban. Suasana nongkrong bareng dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pengelola Kaos Pataba, komunitas kreatif, serta masyarakat yang selama ini memberikan dukungan. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kaos Pataba dalam mempertahankan identitas sebagai brand lokal kebanggaan Palu.

Menariknya, dari tahun ke tahun, perayaan ulang tahun Kaos Pataba Palu selalu memiliki ciri khas tersendiri. Selain penyajian makanan gratis bagi para pengunjung, perayaan anniversary ke-14 ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni tradisional Kuda Lumping dari Paguyuban Sendhang Kinasih. Pertunjukan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semarak suasana acara.

Beragam hidangan disajikan secara cuma-cuma, mulai dari nasi pecel, uta dada, sate ayam, hingga berbagai menu lainnya yang dinikmati bersama oleh pengunjung. Tradisi berbagi makanan ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus kedekatan Kaos Pataba dengan masyarakat dan komunitas sekitar.

Owner Kaos Pataba Palu, Jack Marwoto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya warga di sekitar Lorong Pataba. Ia menilai, kebersamaan dan kekompakan warga menjadi kunci utama terselenggaranya acara tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada tetangga-tetangga saya, saudara-saudara saya yang ada di Lorong Pataba ini. Kebersamaannya sangat luar biasa. Bahkan saat saya belum bangun tidur, mereka sudah lebih dulu bekerja dan beraktivitas menyiapkan acara sampai bisa terlaksana seperti hari ini,” ujar Jack.
Jack menambahkan, keberlangsungan acara Pataba hingga hari ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak.
“Artinya acara Pataba sampai hari ini bukan karena saya. Saya tidak ada apa-apanya tanpa support dari teman-teman,” tambahnya.
Tidak sekadar merayakan usia, peringatan ulang tahun Pataba juga menjadi ruang berbagi, mempererat silaturahmi, serta menghidupkan nilai kebersamaan dan pelestarian budaya lokal. Selama 14 tahun, Kaos Pataba Palu dikenal konsisten menghadirkan desain yang mengangkat nilai lokal, cerita keseharian, serta semangat anak muda.
Salah satu kerabat Jack Marwoto, Mas Fais, turut menyampaikan harapan besar terhadap perkembangan Kaos Pataba Palu ke depan. Menurutnya, usia 14 tahun merupakan fase penting untuk membawa Pataba naik kelas dan berkembang lebih luas.
“Harapan saya Pataba bisa menjadi lebih besar lagi. Kalau bicara bisnis, usia 14 tahun ini sudah bukan fase fundamental atau dasar, tapi harusnya sudah scale up. Pataba ke depan bukan hanya dikenal sebagai kaos kata-kata kelor saja,” ujar Mas Fais.
Ia juga menyinggung peluang besar yang akan hadir melalui pelaksanaan Festival Olahraga Nasional (Fornas) 2027 di Sulawesi Tengah, yang diperkirakan akan mendatangkan ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
“Tahun 2027 nanti, satu Indonesia akan datang ke Palu. Mereka pasti mencari oleh-oleh. Saya berharap Pataba bisa menjadi pionir, bukan cuma kaos, tapi juga menghadirkan UMKM lain seperti bawang goreng, dan produk lokal lainnya. Teras Pataba ini bisa jadi contoh besar, walaupun lokasinya tidak di tengah kota,” katanya.
Ke depan, Kaos Pataba Palu diharapkan terus berinovasi, memperluas jangkauan, serta tetap konsisten membawa identitas lokal dalam setiap karya yang dihasilkan, sejalan dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun selama 14 tahun terakhir.