Kundapil, Arnila M. Ali Pastikan Program dan Anggaran APBD Sulteng Tepat Sasaran
Morowali – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Arnila M. Ali, menegaskan pentingnya kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Arnila merupakan anggota DPRD Sulteng dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tengah 6 yang meliputi Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara.
Menurut Arnila, Kundapil menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan program pemerintah provinsi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan, pengawasan terhadap pelaksanaan program dan anggaran daerah merupakan bagian penting dari tugas DPRD, terutama untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kundapil ini menjadi momentum bagi kami di DPRD Provinsi untuk mengevaluasi langsung efektivitas program dan anggaran APBD. Kami ingin memastikan stimulus pembangunan provinsi benar-benar berdampak pada penguatan ekonomi warga,” ujarnya.
Arnila menjelaskan, terdapat sejumlah hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Kundapil. Salah satunya adalah memastikan sinergi antara program pembangunan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar tidak tumpang tindih serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap realisasi infrastruktur dan pelayanan publik, termasuk kondisi jalan provinsi serta akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Menurutnya, kualitas infrastruktur dan pelayanan publik harus terus diperhatikan agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung.
Arnila juga menyoroti pentingnya ketepatan penyaluran bantuan sosial, hibah, serta bantuan untuk sektor produktif, seperti pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia mengingatkan agar bantuan pemerintah disalurkan kepada penerima yang berhak dan tidak disertai pungutan yang merugikan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bantuan dari pemerintah provinsi tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk pelaku usaha dan sektor produktif,” katanya.
Lebih lanjut, Arnila mengajak masyarakat untuk turut mengawal pembangunan daerah serta memanfaatkan program pemerintah secara produktif.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan kendala maupun kebutuhan yang dihadapi di tingkat desa dan kecamatan kepada anggota DPRD.
Aspirasi tersebut, kata dia, dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan serta penganggaran pada masa sidang berikutnya.
Arnila berharap, melalui Kundapil, komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin terbuka sehingga program pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya dirasakan secara merata.
“Anggota DPRD adalah jembatan bagi masyarakat. Karena itu, jangan ragu menyampaikan aspirasi dan kendala yang dihadapi agar bisa kami perjuangkan melalui kebijakan anggaran,” tutupnya.