Kamis, 22 Oktober 2026
Iklan

Kundapil Dandy Adhi Prabowo: Serap Aspirasi Warga, Kawal Infrastruktur Banggai Laut

Kundapil Dandy Adhi Prabowo: Serap Aspirasi Warga, Kawal Infrastruktur Banggai Laut
Foto: Istimewa

BANGGAI LAUT – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dandy Adhi Prabowo, menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Banggai Laut dalam kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) pada 16–17 Oktober 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengawal kebutuhan masyarakat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, dan penanganan bencana.

Selama dua hari, Dandy mengunjungi Kelurahan Dodung dan Desa Bone Baru untuk berdialog langsung dengan warga. Sejumlah persoalan disampaikan, mulai dari kerusakan jalan, keterbatasan ambulans, abrasi pantai, hingga banjir akibat luapan sungai saat hujan deras.

Kegiatan pertama berlangsung di Kelurahan Dodung, Jumat (16/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kebutuhan perbaikan akses jalan dan penambahan armada ambulans guna menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Menanggapi aspirasi itu, Dandy menegaskan akan mengawal usulan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi agar dapat diperjuangkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah.

“Mengenai infrastruktur jalan dan pengadaan ambulans, kami di Komisi III akan terus mendorong dan mengawal agar dapat diakomodasi melalui APBD Provinsi. Sementara untuk kebutuhan pendukung lainnya, tentu akan kita selaraskan dengan kewenangan yang ada di tingkat provinsi,” ujar Dandy.

Kundapil berlanjut di Desa Bone Baru, Sabtu (17/10/2026). Warga mengeluhkan abrasi pantai yang mengancam kawasan permukiman serta banjir akibat luapan sungai ketika hujan deras.

Selain persoalan lingkungan, masyarakat juga mengusulkan pengaspalan jalan lingkungan, pembangunan sarana pendidikan PAUD/TK, serta perbaikan mekanisme administrasi bantuan sosial bagi warga lanjut usia (lansia).

Dandy menjelaskan, penanganan aspirasi tersebut perlu disesuaikan dengan kewenangan masing-masing tingkatan pemerintahan. Ia menyatakan siap menjembatani aspirasi terkait abrasi pantai dan pembangunan PAUD/TK kepada DPRD serta Bupati Banggai Laut.

Sementara itu, untuk usulan jalan lingkungan dan bantuan lansia, ia meminta kepala desa menyiapkan proposal resmi yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah agar dapat dikawal di tingkat provinsi.

“Soal abrasi pantai dan sekolah PAUD, kami siap menyuarakan dan mendorongnya langsung kepada DPRD serta Bupati Banggai Laut. Sedangkan untuk jalan lingkungan dan isu bantuan lansia, saya minta Kepala Desa segera menyusun proposal resmi yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah. Proposal tersebut nantinya akan saya kawal secara pribadi di provinsi,” tegasnya.

Kawal Infrastruktur Banggai Laut

Selain menyerap aspirasi, Dandy memaparkan sejumlah program pembangunan infrastruktur yang dialokasikan melalui APBD Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai Laut.

Program tersebut mencakup pembangunan Jembatan Paisu Puso dengan anggaran Rp25 miliar serta rekonstruksi Jalan Ruas Tinakin Darat–Mato sepanjang 1,24 kilometer senilai Rp6,25 miliar. Pemerintah provinsi juga melakukan intervensi penanganan dan pembangunan pada ruas Jalan Banggai–Lokotoy.

Pembangunan Jembatan Paisu Puso dan rekonstruksi Jalan Tinakin Darat–Mato memiliki total alokasi anggaran Rp31,25 miliar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung mobilitas masyarakat di Kabupaten Banggai Laut.

Dandy menegaskan, Kundapil bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana untuk memastikan kebutuhan masyarakat tersampaikan dan mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Sebagai Ketua Komisi III yang membidangi pembangunan, fokus utama kami adalah memastikan pemerataan. Jangan sampai ada daerah yang merasa tertinggal. Manfaat APBD Provinsi Sulawesi Tengah harus bisa dirasakan secara nyata dan berkeadilan oleh seluruh lapisan masyarakat di Banggai Laut,” pungkasnya.