Jumat, 09 Oktober 2026
Iklan

Soal Polemik Ijazah, Gibran: Kalau Saya Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Bisa Kuliah

Soal Polemik Ijazah, Gibran: Kalau Saya Nggak Lulus SMA, Nggak Mungkin Bisa Kuliah
Foto: Kumparan

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi polemik ijazah yang kembali mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dikutip dari CNBC Indonesia, Gibran menegaskan dirinya tidak mungkin bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi jika tidak menyelesaikan jenjang pendidikan sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran di sela-sela kunjungannya ke INACRAFT 2026 di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

"Kalau saya nggak lulus SMA, kan saya nggak mungkin bisa kuliah. Saya kan kuliah sampai S1 juga di Singapura," tegas Gibran.

Gibran juga mengatakan menghormati seluruh tahapan dan proses hukum yang berlangsung di MK. Ia memilih untuk tetap fokus menjalankan tugas pemerintahan bersama Presiden.

"Kita hormati seluruh tahapan-tahapan dan proses-proses yang ada di MK. Yang paling penting sekarang, saya akan terus fokus bekerja untuk masyarakat dan mensukseskan visi-misi dan program dari Bapak Presiden selaku pimpinan kami," ujarnya.

Pernyataan Gibran tersebut disampaikan sehari setelah MK membacakan putusan terkait perkara yang mempersoalkan pemenuhan syarat pendidikan dirinya saat mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

Dalam putusannya, MK menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan mengenai ijazah, sertifikat, atau diploma pendidikan luar negeri Gibran yang dapat dijadikan dasar untuk disetarakan dengan pendidikan minimal SMA atau sederajat.

Namun, MK tidak mengabulkan permohonan yang meminta Gibran didiskualifikasi dari jabatan Wakil Presiden. MK menilai tahapan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden telah selesai sehingga perkara tersebut berada di luar ranah sengketa hasil pemilu.

Sementara itu, riwayat pendidikan Gibran tercatat berlanjut dari jenjang sekolah menengah di Singapura hingga perguruan tinggi. Ia pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School sebelum melanjutkan pendidikan di Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan menyelesaikan studinya pada 2007.

Setelah itu, Gibran melanjutkan pendidikan melalui program Insearch di University of Technology Sydney (UTS), Australia. Pendidikan tersebut diselesaikannya pada 2010.