PW Pemuda PERSIS Sulteng: Tolak Normalisasi LGBT, Perkuat Akidah dan Ketahanan Keluarga
PALU – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda PERSIS Sulawesi Tengah menegaskan sikap menolak segala bentuk dan upaya normalisasi perilaku LGBT karena dinilai bertentangan dengan ajaran Islam, norma sosial, serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
Ketua PW Pemuda PERSIS Sulawesi Tengah, Moh Arbi Sanitya, mengatakan pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat pendidikan agama, pembinaan akhlak mulia, serta meningkatkan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda.
"Penanaman nilai-nilai keagamaan dan akhlak harus menjadi perhatian bersama. Keluarga memiliki peran penting sebagai benteng moral dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini," ujar Moh Arbi Sanitya dalam keterangannya.
Meski menyatakan penolakan terhadap normalisasi LGBT, PW Pemuda PERSIS Sulawesi Tengah juga mengimbau masyarakat agar tetap menyampaikan pandangan secara santun, bijaksana, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Organisasi tersebut menegaskan bahwa perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan perundungan, penghinaan, maupun tindakan kekerasan terhadap siapa pun.
Menurut Moh Arbi Sanitya, sikap organisasi yang dipimpinnya merupakan bentuk komitmen dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang berakhlak, harmonis, dan saling menghormati.
PW Pemuda PERSIS Sulawesi Tengah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan semangat "Menjaga Akidah, Menguatkan Akhlak, Membangun Generasi Berintegritas" sebagai pedoman dalam membina generasi muda dan memperkuat kehidupan sosial yang berlandaskan nilai-nilai agama serta moral bangsa.