Loading...

  • Selasa, 22 September 2026

Bukan Hanya Kaya SDA, Sulawesi Tengah Juga Punya Potensi Besar dari Anak Muda

Bukan Hanya Kaya SDA, Sulawesi Tengah Juga Punya Potensi Besar dari Anak Muda
Foto: Istimewa

PALU — Sulawesi Tengah dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam (SDA), mulai dari mineral, tanah, air, hingga potensi kelautan dan keanekaragaman hayati.

Bentang wilayah yang mencakup pegunungan, pesisir, daratan, dan kepulauan membuat Sulawesi Tengah memiliki beragam potensi ekonomi. Namun, kekuatan daerah ini tidak hanya berada pada kekayaan alam. Generasi muda juga menjadi potensi penting yang mulai mengisi berbagai ruang strategis, dari politik, organisasi, dunia usaha hingga ekonomi kreatif.

Salah satu gambaran tersebut datang dari wilayah timur Sulawesi Tengah.

Dandy Adhi Prabowo, Membawa Isu Wilayah Timur Sulteng

Di kawasan timur Sulawesi Tengah, persoalan pembangunan tidak selalu hadir dalam bentuk angka dan dokumen. Jalan yang belum tersambung, konektivitas yang terbatas, akses layanan dasar, hingga persoalan masyarakat dengan perusahaan menjadi bagian dari dinamika yang dihadapi daerah.

Dari realitas tersebut, Dandy Adhi Prabowo mengambil peran sebagai salah satu figur muda dari Banggai Bersaudara.

Lahir pada 26 Desember 1996, Dandy masuk ke dunia politik setelah memiliki pengalaman di organisasi kepemudaan dan dunia usaha. Ia kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem sekaligus Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah.

Posisi tersebut berkaitan dengan pembahasan pembangunan, infrastruktur, konektivitas, serta berbagai persoalan publik di tingkat provinsi.

Dari Organisasi hingga Politik

Sebelum berada di parlemen, Dandy aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Aktivitasnya kemudian berlanjut di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Ikatan Pengusaha Milenial Indonesia (IPMI).

Pengalaman organisasi tersebut semakin berkembang ketika ia dipercaya memimpin SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai.

Latar belakang keluarga juga menjadi bagian dari perjalanan Dandy. Ayahnya, Djemmy Nayoan, pernah menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banggai periode 2022–2026 dan Bendahara MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Tengah.

Sementara ibunya, Batia Sisilia Hadjar, merupakan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banggai.

Mengawal Infrastruktur Banggai Bersaudara

Salah satu persoalan pembangunan yang menjadi perhatian di wilayah timur Sulawesi Tengah adalah infrastruktur jalan dan konektivitas.

Kawasan Banggai Bersaudara yang meliputi Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut memiliki kebutuhan konektivitas yang berkaitan dengan mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Pada April 2026, sejumlah program pembangunan infrastruktur multiyears turut menjadi bagian dari pembahasan, termasuk ruas Pangkalasean–Balantak–Sobol, Poh–Siuna–Mayayap–Bualemo, serta Balingara–Longge Atas–Dataran Bulan.

Bagi masyarakat, pembangunan konektivitas berkaitan dengan akses pendidikan, layanan kesehatan, distribusi hasil produksi, mobilitas, dan aktivitas ekonomi.

Persoalan Masyarakat dan Perusahaan

Selain infrastruktur, hubungan masyarakat dengan perusahaan juga menjadi bagian dari persoalan yang masuk dalam ruang pengawasan legislatif.

Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, aspirasi masyarakat terkait aktivitas perusahaan, lahan, perizinan, maupun tanggung jawab perusahaan dapat dibahas bersama pihak terkait.

Forum tersebut menjadi ruang bagi masyarakat, pemerintah, perusahaan, dan DPRD untuk menyampaikan persoalan serta mencari tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing.

Nugi, Wajah Muda di DPRD Kota Palu

Dari wilayah timur, cerita tentang kiprah anak muda kemudian berlanjut ke pusat pemerintahan dan politik di Kota Palu.

Moh. Anugrah Pratama atau Nugi merupakan salah satu figur muda yang mengambil peran di politik daerah. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Palu dan terlibat dalam pembahasan kebijakan, anggaran, pengawasan pemerintahan, serta penyerapan aspirasi masyarakat.

Rico A. T. Djanggola, Regenerasi Politik di Palu

Dinamika tersebut juga terlihat melalui Rico A. T. Djanggola, politisi Partai Gerindra yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Palu periode 2024–2029.

Sebagai pimpinan DPRD, Rico terlibat dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan pemerintahan daerah.

Faiz, Anak Muda di Dunia Usaha

Ruang anak muda Sulteng tidak hanya berada di parlemen. Dunia usaha menjadi jalur lain bagi generasi muda untuk mengambil peran.

Muhammad Fakhri Fadhlurrahman atau Faiz, kelahiran 19 April 2000, menjabat sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Tengah periode 2025–2028.

Faiz juga merupakan Presiden Direktur Fortis Utama Group. Kiprahnya menjadi bagian dari perkembangan keterlibatan generasi muda dalam sektor ekonomi dan kewirausahaan.

Akbar, Menjangkau Panggung Nasional

Sementara itu, Abcandra Muhammad Akbar Supratman atau Akbar, kelahiran 1 Oktober 1998, berkiprah di tingkat nasional sebagai anggota DPD RI dari Sulawesi Tengah dan Wakil Ketua MPR RI periode 2024–2029.

Selain politik, Akbar aktif di Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) sebagai Wakil Ketua Umum DPP. Keterlibatan tersebut memperlihatkan jalur lain bagi anak muda Sulteng untuk masuk ke politik nasional sekaligus sektor ekonomi kreatif.

Pada akhirnya, kekayaan Sulawesi Tengah bukan hanya tentang sumber daya alam, tetapi juga tentang generasi muda yang mengisi ruang politik, organisasi, dunia usaha, dan ekonomi kreatif. Regenerasi menjadi bagian penting dalam perjalanan daerah, dengan anak muda mengambil peran melalui gagasan, kerja, dan tanggung jawab untuk ikut menentukan arah pembangunan Sulawesi Tengah.