Dekan FKIP Untad Buka PKKMB 2026, Ajak 2.318 Mahasiswa Baru Jadi Pendidik Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045
PALU – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di lingkungan Dekanat FKIP Untad, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Insan Pendidik yang Berkarakter, Berintegritas, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045" ini berlangsung selama dua hari, 29–30 Juli 2026.
Pembukaan PKKMB dihadiri oleh seluruh Civitas akademika FKIP Universitas Tadulako, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, panitia, hingga ribuan mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya sebagai calon pendidik.
Ketua Panitia PKKMB FKIP Untad 2026, Dr. Hasdin, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa PKKMB merupakan langkah awal dalam membentuk karakter mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi sekaligus memahami nilai-nilai akademik dan profesionalisme sebagai calon guru.
Ia menjelaskan, PKKMB tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi proses pembinaan karakter, integritas, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
"Melalui PKKMB ini, kami berharap mahasiswa baru mampu membangun karakter yang kuat, menjunjung tinggi integritas, serta memiliki semangat belajar dan berkarya. FKIP Untad berkomitmen mencetak calon pendidik yang profesional, inovatif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujar Dr. Hasdin.
Dalam laporannya, Dr. Hasdin juga menyampaikan bahwa PKKMB FKIP Untad Tahun 2026 diikuti oleh 2.318 mahasiswa baru yang berasal dari 15 program studi.
Rinciannya meliputi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 205 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Inggris 240 mahasiswa, Pendidikan Biologi 152 mahasiswa, Bimbingan dan Konseling 160 mahasiswa, Pendidikan Fisika 65 mahasiswa, Pendidikan Geografi 125 mahasiswa, Pendidikan IPA 83 mahasiswa, Pendidikan Kimia 85 mahasiswa, Pendidikan Matematika 125 mahasiswa, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) 145 mahasiswa, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 300 mahasiswa, Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) 245 mahasiswa, Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) 95 mahasiswa, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) 118 mahasiswa, serta Pendidikan Sejarah 175 mahasiswa.
Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Tadulako, Dr. Jamaludin, M.Si., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar FKIP Untad.
Ia menegaskan bahwa memasuki dunia perguruan tinggi merupakan awal dari perjalanan panjang dalam membentuk kapasitas akademik, karakter, dan kepemimpinan. Menurutnya, mahasiswa FKIP tidak hanya dituntut memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga harus menjadi teladan dalam sikap, etika, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru FKIP Universitas Tadulako. Hari ini adalah langkah awal perjalanan kalian sebagai calon pendidik bangsa. Jadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, memperkuat karakter, menjaga integritas, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat," ujar Dr. Jamaludin.
Ia menambahkan bahwa tema PKKMB tahun ini mencerminkan komitmen FKIP Untad dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.
"Indonesia Emas 2045 membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. FKIP Untad memiliki tanggung jawab besar untuk melahirkan guru dan tenaga pendidik yang adaptif terhadap perkembangan zaman, menguasai teknologi, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Saya berharap seluruh mahasiswa baru memanfaatkan setiap proses pembelajaran di kampus ini dengan sebaik-baiknya," katanya.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa baru akan mengikuti berbagai materi yang mencakup pengenalan sistem akademik, budaya kampus, etika kehidupan mahasiswa, penguatan wawasan kebangsaan, pengembangan karakter, layanan kemahasiswaan, hingga organisasi kemahasiswaan.