18 dari 22 Dukungan Mengarah ke Akbar, Anwar Hafid Menepi dari Bursa Ketua PSSI Sulteng
PALU – Peta persaingan menuju kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sulawesi Tengah periode 2026–2030 mengalami perubahan signifikan. Akbar Supratman mengantongi 18 dari total 22 dukungan pemilik suara (voters), sementara Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memilih menepi dari bursa pencalonan.

Situasi ini membuat posisi Akbar semakin diperhitungkan dalam kontestasi kepemimpinan sepak bola Sulawesi Tengah. Terlebih, mundurnya Anwar terjadi ketika dukungan terhadap Akbar telah terkonsolidasi dalam jumlah besar.
Akbar menyerahkan berkas pencalonannya pada 30 Oktober 2026 dengan membawa 18 surat dukungan. Dukungan tersebut berasal dari 12 Askab/Askot, dua asosiasi sepak bola, dan empat klub anggota Asprov PSSI Sulteng.
Plt Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng, Samsurijal Labatjo, membenarkan penyerahan berkas tersebut. Sebanyak 18 surat dukungan itu menjadi modal penting Akbar dalam menghadapi tahapan pemilihan.
Di sisi lain, Anwar Hafid yang sebelumnya sempat masuk dalam bursa pencalonan justru memutuskan tidak melanjutkan langkahnya.
Keputusan Anwar tersebut sekaligus memunculkan dinamika baru dalam perebutan kursi Ketua PSSI Sulteng. Namun, Anwar menegaskan bahwa keputusannya berkaitan dengan keinginan memberikan kesempatan kepada generasi muda.
"Kami beri kesempatan kepada anak-anak muda untuk berkiprah memajukan sepak bola di Sulteng. Harapan saya, di tangan Ananda Akbar, sepak bola Sulteng akan maju sampai ke level nasional," ujar Anwar, sebagaimana diberitakan Metrosulawesi, (31/10/2026)
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Anwar tidak sekadar mengakhiri langkah pencalonannya, tetapi juga menyampaikan dukungan kepada Akbar untuk melanjutkan kepemimpinan sepak bola di Sulawesi Tengah.
Meski demikian, mundurnya Anwar tetap menjadi bagian menarik dari dinamika pemilihan kali ini. Apakah keputusan tersebut semata-mata menjadi bentuk regenerasi kepemimpinan, atau mencerminkan perubahan konstelasi dukungan di tubuh sepak bola Sulteng?
Akbar Belum Resmi Menjadi Ketua
Meski telah mengantongi 18 dari 22 dukungan, Akbar Supratman belum dapat dinyatakan resmi sebagai Ketua Asprov PSSI Sulteng. Penetapan ketua tetap menunggu proses verifikasi dan keputusan melalui Kongres Luar Biasa (KLB).
KLB Asprov PSSI Sulawesi Tengah dijadwalkan berlangsung pada 8–9 November 2026 di Hotel Santika, Kota Palu.
Kini, tantangan berikutnya bukan sekadar mengamankan dukungan dalam kongres. Publik sepak bola Sulteng menanti bagaimana kepemimpinan baru nantinya menjawab persoalan pembinaan usia dini, kompetisi daerah, penguatan klub, hingga peluang bagi talenta lokal untuk menembus sepak bola nasional.